The Who adalah grup Inggris terbesar ketiga setelah The Beatles dan The Rolling Stones. Mereka merupakan salah satu grup live terhebat dengan pertunjukan yang dinamis dan musik yang berkonsep. Materi awal The Who bertema pemberontakan dengan power chord khas Pete Townshend menjadi sumber inspirasi power pop dan punk rock. Selanjutnya mereka membuat album konsep inovatif yang akhirnya berkembang menjadi rock opera. Sampai hari ini, popularitas The Who tidak pernah pudar.
Pada era 60an, The Who adalah band kelompok mods yang paling populer. Mods adalah sebuah kelompok yang memberontak atas musik rock & roll para rockers gaya 50an. Mereka banyak menghasilkan single-single populer pada awal karirnya seperti "The Kids Are Alright", "My Generation", "Substitute", "Happy Jack" dll. Meskipun sukses sebagai band dengan single-single populer saat itu, Pete Townshend mempunyai ambisi yang jauh lebih besar. Dia mulai membuat album konsep dengan A Quick One (1966) dan The Who Sell Out (1967) dan akhirnya menciptakan mahakarya double-album Tommy (1969), sebuah rock opera yang sangat berhasil secara artistik dan komersil. Penampilan mereka di Woodstock dengan membawakan materi Tommy mendorong The Who menjadi superstar di AS.
Setelah Tommy, The Who merilis Live at Leeds, yang sampai sekarang masih dianggap sebagai salah satu album live terhebat sepanjang masa. Setelah itu, Townshend ingin mengulangi keberhasilan Tommy atau bahkan melebihinya dengan rencana proyek film rock Lifehouse, namun produser tidak sanggup merealisasikannya dan materi untuk proyek tersebut disalurkan ke dalam Who's Next (1971), sebuah album rock mahakarya yang oleh sebagian orang dianggap album rock terhebat yang pernah dibuat. Setelah Who's Next, The Who membuat lagi satu double-album konseptual berjudul Quadrophenia yang menceritakan tentang karakter Jimmy, seorang anak muda yang bermasalah mental berjuang untuk menemui jati diri dengan latar belakang perseteruan antara mods dan rockers pada awal 1960an yang mengakibatkan kerusuhan di pantai Brighton.
Tahun 1978, The Who mengalih dari musik rock opera ke sound yang lebih berorientasi radio dengan merilis Who Are You. Diwaktu yang sama, Keith Moon meninggal dunia akibat overdosis pill yang diberi dokter. Kenny Jones, eks The Small Faces dan The Faces, masuk menggantikan Moon sebagai drummer. Tahun 1979, kecelakaan terjadi dalam konser mereka di Riverfront Coliseum di Cincinnati, Ohio pada tahun 1979, dimana perebutan kursi mengakibatkan kematian 11 orang fans. The Who tidak diberitahu kejadian ini sebelum show selesai karena kekhawatiran petugas atas kerusuhan yang tidak terkontrol kalau konser dibatalkan. The Who sangat terpukul setelah mengetahui kejadian ini.
Di era Kenny Jones sebagai drummer, The Who merilis Face Dances (1981) dan It's Hard (1982). Meskipun kedua album itu disambut baik kritikus dan mendapatkan penjualan yang bagus, tapi fans lama tidak menerima sound baru The Who yang berorientasi ke pop. Townshend merasakan dia tidak sanggup lagi menulis untuk The Who dan band mengadakan farewell tour.
The Who mengambil cuti panjang dan mulai akhir 1980an hingga 2000an mereka mengadakan beberapa tur reuni. Beberapa saat sebelum memulai tur musim panas 2002, bassist John Entwistle meninggal dunia dalam kamar Hard Rock Hotel, Las Vegas. Kematiannya bukan diakibati overdosis tapi cocaine yang dia konsumsi memicu serangan jantung dari penyakit jantung yang dideritanya akibat pemakaian cocaine.
Discography
1965 My Generation
1966 A Quick One
1967 The Who Sell Out
1969 Tommy
1970 Live at Leeds (live)
1971 Meaty Beaty Big and Bouncy (kompilasi)
1971 Who's Next
1973 Quadrophenia Rock
1974 Odds and Sods (kompilasi)
1975 The Who By Numbers
1978 Who Are You
1979 The Kids Are Alright (soundtrack)
1981 Face Dances
1982 It's Hard
1984 Who's Last (live)
1990 Join Together (live)
1994 Thirty Years of Maximum R&B (box set)
1996 My Generation: The Very Best of The Who (kompilasi)
1996 Live at the Isle of Wight Festival 1970 (soundtrack)
1999 BBC Sessions (kompilasi)
2002 The Ultimate Collection (kompilasi)
2003 Live at the Royal Albert Hall (live)
2004 The Who: Then and Now (kompilasi)
Website The Who : http://www.thewho.com/

ORESKABAND formed in 2003 when middle school classmates IKASU (guitar & vocal), TOMI (bass & vocal), TAE-SAN (drums), SAKI (trumpet), MORIKO (tenor sax) and LEADER (trombone) got together to start their own band. They started off playing at small clubs in their hometown and quickly built following with their energetic live shows and colorful personalities. A&R reps from record labels caught the underground vibe of the band and by 2006, these talented high schoolers were signed to Sony Music Japan.
From performing at local venues, ORESKABAND has gone on to gain recognition on a national level. An exceptional opportunity came when their song YEAH ! Ska Dance was used in a TV commercial for POCKY, a very popular Japanese candy. The girls themselves appeared in the commercial, which was shot while they were performing on a moving train show-casing their fresh ska-pop sound and lively personalities
Juggling the role of high school students and recording artists, ORESKABAND completed their debut mini album entitled Ore in March 2006 and received massive critical acclaim. In June, the girls collaborated with trombone player/Ska legend Rico Rodriguez on his tribute session album JAPA-RICO RICO RODRIGUEZ MEETS JAPAN with their cover of the Ska classic MONKEY MAN(MONKEY monkey MAN). That summer, the band also got an invitation to perform at the prestigious FUJI ROCK FESTIVAL which they graciously accepted attracting 1000 attendees, a new artist record!
Their popularity was rising high in Japan but the band was not willing to stop there; In March 2007, following the digital release of their US debut single PINOCCHIO, ORESKABAND kicked off their first tour starting from SXSW music festival in Austin, TX, where the full-throttle energy of their performance and their infectious spirit have earn them strong following and a reputation as one of the best discoveries of the festival. Back in Japan, the girls, now fresh out of high school, continued to play nationwide and wrapped up the successful tour with a sold-out show in their hometown Osaka.
August 2007 saw the release of ORESKBAND’s first LP in the U.S., a self-titled compilation of the band’s Ore and WAO (Short for “We Are ORESKABAND!!”) EP’s.
To support the LP, ORESKABAND returned to the states for a very successful performance at Anime Expo in summer 2007. ORESKABAND was also chosen to perform at Warped Tour that summer alongside many established bands. This US Tour proved successful in creating a new international fan base for ORESKABAND.
After seven crowd-rocking WARPED TOUR performances and new found international recognition, ORESKABAND moved forward with a determination to ring their music all over the world. The girls stayed in the U.S. for 3 more months and filmed their debut musical movie “Lock and Roll Forever”, produced by Emmy-Award winning movie producer Barry Rosenbush. ORESKABAND further added to their resume by recording original songs for the movie’s soundtrack with renowned music industry veteran Kaz Utsunomiya and several other veteran sound producers.
When all of the projects for the debut movie were completed, ORESKABAND finally went home to Japan but that did not signal the end of the whirlwind 2007 year for the girls. ORESKABAND capped off 2007 with a successful performance at the prestigious New Year’s Celebration event “COUNTDOWN JAPAN rock festival” in front of a capacity crowd of 5000 attendees.
In Mar. 2008, ORESKABAND returned to the SXSW Music Festival and announced their upcoming performance at VANS WARPED TOUR 2008. ORESKABAND is now in the studio working on their anticipated new album which is scheduled for an Oct. 2008 release in Japan.
ORESKABAND certainly has their hands full with headlining for the VANS WARPED TOUR, releasing their new album, and the premiere of their movie “Lock and Roll Forever”. 2008 is shaping up to be another eventful year in the very young and bright careers of the 6 girls from OSAKA, JAPAN.
My Space Ore Ska Band : http://www.myspace.com/oreskabandus
Download Album Ore Ska Band
Labels: Download, Music, Ore Ska Band, SKA
ni beberapa pendapatnya:
Ska menurut saya: musik nge-beat yang identik dengan alat musik tiup (terompet dan saudaranya).
Ska-phobia itu setau saya nama tarian untuk musik ska yang gerakannya mirip orang melangkah dengan tangan dan kaki dari bagian yang berlawanan diayun-ayunkan (halahh... bingung nulisnya! perlu diperagakan??!) >:/
Ska-mania itu... penyuka musik ska kali... (atau semacam skaholic gitu)
klo menurut kamu music SKA itu gmn ?
klo kalian pengen denger gimana lagu-lagu SKA ciptaan anak negeri download ajah ...
APOLLO 10
download music : http://www.4shared.com/file/87037827/3f8e43be/Apollo_10-JRSC.html
ALASKA-Q
download music : http://www.4shared.com/file/115473633/d0a1d449/Alaska-Q.html
INDO-SKA-MIX gabungan lagu band SKA indie
download music : http://www.4shared.com/file/115797552/457ca698/indoskamix.html
SKA MANIA
download music : http://www.4shared.com/file/115474091/5d1a19e4/Ska_Mania.html
SKA KLINIK
download music : http://www.4shared.com/file/87489528/ab77c948/Ska_klinik.html
DON LEGO
download music : http://www.4shared.com/file/87486825/857d36f0/don_lego.html
dah segini dulu besok akan kami tambah lagi .. download, dengarkan dan mari bedansa pogo bersama kami .. (eyank1968)
2 Tone (or Two Tone) is a music genre created in England in the late 1970s by fusing elements of ska, punk rock, rocksteady, reggae and pop. Within the history of ska music, it is classified as its second wave.[citation needed]
The 2 Tone sound was developed by English musicians (mostly based in the West Midlands area) who grew up hearing 1960s Jamaican music and decided to play a similar style of music. They combined that style with influences from contemporary punk and pop music. The new music genre (and associated subculture) became known as 2 Tone because most of the bands were signed to the record label 2 Tone Records at some point. Other record labels associated with the 2 Tone sound were Stiff Records and Go Feet Records. Bands considered part of the 2 Tone genre include The Specials, The Selecter, The Beat, Madness, Bad Manners and The Bodysnatchers.
The music term 2 Tone was coined by Jerry Dammers of The Specials. Dammers, with the assistance of Horace Panter, created the Walt Jabsco logo to represent the 2 Tone movement. It was based on an early album cover photo of Peter Tosh, and included an added black-and-white check pattern.
for info click :
Bolero
Salah satu jenis topi yang biasa dipakai anak-anak skinhead
Bonehead
Sebutan untuk Skinhead Nazi atau Skinhead Fasis
Boot
Sepatu yang dipakai oleh anak-anak Skinhead. Boot dipakai sebagai bukti kedekatan mereka dengan kelas pekerja yang kental dengan sepatu berpenampilan keras seperti boot. Yang paling dikenal oleh kalangan Skinhead adalah Boot Doc. Martens
Boot adalah busana paling mendasar dari seorang Skinhead. Mereka biasa memakai boot dengan lubang tali 8 hingga 20, boot adalah bentuk alas kaki yang banyak dipakai oleh anak-anak Skinhead pada 1970-an yang menganggap bahwa mereka itu “hard” .
Istilah lain untuk Skinhead
Bootgirl
Istilah lain untuk Skingirl atau cewek Skinhead
Brogues
Slah satu jenis sepatu yang sering dipakai anak-anak Skinhead. Awalnya dipakai karena sepatu-sepatu jenis boot diangap terlampau mencolok mata.
Carecas
Sebutan untuk Skinhead Brazil
Casual
Anak-anak Skinhead yang mengenakan pakaian dan bergaya rambut Skinhead tradisional.
Crombie Boy
Skinhead yang mengenakan jaket crombie, celana jeans Wrangler yang dipotong, sepatu boot Doc. Martens dipadukan dengan kaus kaki berwarna merah terang. Penampilan mereka tampak jelas. Crombie boy berpakaian sangat mirip di seluruh negeri, bbedanya mereka semuanya memakai sweater putih dengan model V neck. Jaket-jaket crombie itu mereka pakai agar tidak disebut sebagai pouffe, feminim.
Derby
Pertandingan dua tim sepakbola yang berasal dari kota yang sama.
Droogs
Secara harfiah, bahasa Inggris lazim menyebut droog sama dengan friend. Droogs adalah kelompok anak-anak muda yang pakaiannya mirip dengan Skinhead, namun tidak mesti berkepala plontos. Mereka berbusana rapi, melengkapi kemejanya dengan bretel, dan menutup kepalanya dengan topi pork-pie atau bolero. Penggambaran yang menarik dapat dilihat dalam buku A Clockwork Orange karya Anthony Burgess dan film dengan judul yang sama karya Stanley Kubrick.
Fanzine
Media Independen yang dibikin secara swakelola dan diedarkan dalam scene underground, dibuat sengaja untuk melayani kebutuhan scene yang tidak terdapat dalam media massa mainstream, isinya perihal gig, clothing, band, iklan, review kaset-kaset indie atau semacamnya.
Gig
Istilah untuk sebutan pertunjukan music
Hard Mods
Anak-anak muda yang mengenakan celana-celana jenas yang bagian bawahnya dilipat keluar dan memakai sepatu-sepatu bot pekerja industri. Mereka adalah kelompok anak muda yang memanfaatkan gaya hanya kompensasi hidup yang keras. Mereka pada akhir 1960-an berkembang menjadi anak-anak Skinhead.
Hooligan
Seseorang yang melakukan tindakan kekerasan dan menyebabkan keonaran, para pendukung klub sepakbola tertentu. Hooligan yang paling kentara dan dikenal adalah yang ada dalam tradisi sepakbola inggris, tonton ajah film berjudul football factory. Semua Skinhead menyukai sepakbola tapi tidak semua skinhead adalah Hooligan, dan tidak semua hooligan itu seorang Skinhead.
Loafers
Jenis sepatu yang sring dipakai anak-anak Skinhead.
Long Feathercut
Gaya rambut cewek-cewek Skinhead
Major label
Industri rekaman utama, perusahaan yang memproduksi kaset-kaset rekaman dengan permodalan , pola perekrutan, administrasi, majemen, promosi dan jaringan distribusi berskala besar.
Mini-Skin
Bocah Skinhead yang usianya masih sangat muda
Mod
Bentuk jamaknya MODS. Yaitu kelompok anak-anak muda khususnya di kawasan Inggris pada tahun 1960-an, yang mengenakan pakaian rapid an mengendarai scooter. Mods berarti anak-anak kelas menengah yang ingin kelihatan rapi, menonjol, dan mampu menandingi penampilan kelas-kelas lainnya. Mereka muncul pada pertengahan 1960-an dengan gaya pakaian Italia-nya. Mods orisinal dikawasan London adalah anak-anak muda yang terbiasa dengan gaya hidup yang tergesa-gesa. Mereka terobsesi akan band the WHO, motor scooter italia dan kesempurnaan gaya personal mereka sendiri.
Puncak kejayaan scene mods orisinal antara 1962-1966 . gaya hidup mods muncul lagi pada akhir 1970-an dan sejak saat itu meluas keseluruh dunia.
Mods mempunyai 4 Aliran, yaitu :
1. Kelompok Art School, yang menjadi cikal bakal anak-anak Glamrock and Glitter, Hippies.
2. Kelompok Mainstream mods yang terkenal dengan musik R&B-nya. Memakai baju-baju setelan, rapi,celana-celana sempit, sepatu-sepatu mengkilap ditemani oleh cewek-cewek jalanan berambut pendek, berkeliaran di sekitar klub-klub malam memamerkan pakaian mereka dan menciptakan tarian-tarian baru
3. Kelompok Scooter boys
4. Kelompok Hard Mods yang pada akhirnya pada tahun 1960-an berkembang menjadi Skinhead.
Oi!
Musik anak-anak Skinhead pada dasarnya adalah musik rock, iramanya lurus dan terkesan monoton mirip mars, istilah Oi! lahir dari lagu band Cockbney Reject berjudul Oi! Oi! Oi!
Polo-shirt
Kaos berkerah yang biasa dikenakan anak-anak Skinhead. merk yang digunakan biasanya Fred perry dan Ben Sherman.
Pork-Pie
Jenis topi yang sering dipakai anak-anak Skinhead
.....
-------------------------------------------------------------------------------------------------
The 2-Tone era saw Aitken performing with the English Beat, touring with mod band Secret Affair, and backed by punk/reggae act the Ruts. In the 80s Aitken regularly toured the U.K. and recorded with British act Potato 5. In 1986 appeared in mod film Absolute Beginners alongside David Bowie. Throughout the late 90s he performed with several third-wave ska acts, including the Toasters and the New York Ska Jazz Ensemble. Most recently, 2002 saw the release of Live at Club Ska.
Our deepest condolences go out to the Laurel's family, friends and fans.
Labels: History, Laurel Aitken, Music, Reggae, SKA
Tracklisting :
- CozyRepublic-Bidadari
- CozyRepublic-BisaSetia
- CozyRepublic-CintakuMasihDiHatimu
- CozyRepublic-HitamPutih
- CozyRepublic-JanganMalu-Malu
- CozyRepublic-KauMiripPacarku
- CozyRepublic-KucingRasta
- CozyRepublik-aku masih punya cinta
- CozyRepublic-RepublikUye
- CozyRepublic-RepublikUyeKejawenVersion
Download Album
Labels: Cozy Republik, Download, Music, Reggae


